Pernah merasa rumah terlihat sempit padahal ukuran ruangan sebenarnya cukup luas? Salah satu penyebabnya bisa jadi karena terlalu banyak barang yang menumpuk dan tidak tertata dengan baik. Kondisi ini sering terjadi tanpa disadari, terutama jika kita jarang melakukan sortir barang secara berkala.
Belakangan ini, tren decluttering semakin populer karena dianggap mampu menciptakan hunian yang lebih rapi, nyaman, dan terasa lega. Dengan mengurangi barang yang tidak diperlukan dan mengatur penyimpanan secara lebih efektif, rumah dapat terlihat lebih luas sekaligus lebih mudah dibersihkan. Selain itu, decluttering juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental.
Apa Itu Decluttering?
Decluttering adalah proses menyortir dan mengurangi barang yang sudah tidak digunakan, rusak, atau tidak lagi memiliki fungsi penting. Tujuannya bukan sekadar membuang barang, tetapi menciptakan ruang yang lebih terorganisir dan nyaman untuk beraktivitas sehari-hari.
Konsep ini sangat cocok diterapkan pada rumah minimalis maupun rumah dengan ukuran terbatas karena dapat membantu memaksimalkan setiap sudut ruangan.
Berikut beberapa tips decluttering yang bisa Kamu terapkan di rumah.
Tips Decluttering Rumah
1. Mulai dari Satu Ruangan Terlebih Dahulu

Kesalahan yang sering dilakukan saat decluttering adalah mencoba membereskan seluruh rumah sekaligus. Cara ini sering membuat proses terasa berat dan akhirnya tidak selesai.
Mulailah dari satu area yang paling sering digunakan, seperti kamar tidur, ruang keluarga, atau dapur. Setelah satu ruangan selesai, Kamu bisa melanjutkan ke area lainnya secara bertahap.
2. Pisahkan Barang Berdasarkan Kategori
Saat melakukan decluttering, kelompokkan barang menjadi beberapa kategori seperti: masih digunakan, akan didonasikan, akan dijual, dan dibuang karena rusak
Metode ini membantu Kamu mengambil keputusan dengan lebih mudah dan mengurangi kebiasaan menyimpan barang yang sebenarnya sudah tidak diperlukan.
3. Gunakan Aturan 6 Bulan hingga 1 Tahun

Jika ada barang yang tidak pernah digunakan selama 6 bulan hingga 1 tahun terakhir, pertimbangkan apakah barang tersebut masih benar-benar dibutuhkan.
Aturan sederhana ini sering digunakan dalam metode decluttering karena efektif mengurangi penumpukan barang yang hanya memenuhi ruang penyimpanan.
4. Optimalkan Tempat Penyimpanan

Setelah proses decluttering selesai, langkah berikutnya adalah mengatur barang yang masih digunakan agar tidak kembali menumpuk. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan container box, rak, laci, atau lemari penyimpanan sesuai jenis barang yang dimiliki.
Barang seperti dokumen, pakaian musiman, mainan anak, hingga perlengkapan rumah tangga dapat disimpan dalam container box agar lebih rapi dan terlindungi dari debu. Sementara itu, laci, rak, dan lemari penyimpanan dapat digunakan untuk mengelompokkan barang berdasarkan fungsi, seperti dokumen penting, perlengkapan sekolah anak, obat-obatan, peralatan jahit, atau aksesori rumah tangga lainnya.
Dengan sistem penyimpanan yang terorganisir, setiap barang memiliki tempatnya masing-masing sehingga lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan. Selain membuat rumah terlihat lebih rapi, cara ini juga membantu menjaga hasil decluttering agar bertahan lebih lama.
5. Terapkan Prinsip One In, One Out

Prinsip ini cukup sederhana. Setiap kali membeli barang baru, usahakan ada satu barang lama yang dikeluarkan dari rumah.
Misalnya saat membeli wadah penyimpanan baru, Kamu bisa menyumbangkan atau membuang wadah lama yang sudah tidak terpakai.
Cara ini membantu menjaga jumlah barang tetap terkendali dan mencegah rumah kembali penuh dalam waktu singkat.
6. Jadwalkan Decluttering Secara Berkala

Decluttering bukan kegiatan yang dilakukan sekali seumur hidup. Agar barang di rumah tidak terlalu menumpuk, luangkan waktu untuk melakukan evaluasi barang secara berkala, misalnya setiap 3 bulan atau 6 bulan sekali.
Dengan kebiasaan ini, Kamu tidak perlu menghadapi tumpukan barang yang terlalu banyak di kemudian hari.
Manfaat Melakukan Decluttering
1. Berdampak Positif pada Kesehatan Mental

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lingkungan yang berantakan berkaitan dengan tingkat stres, depresi, dan kecemasan yang tinggi. Kondisi rumah yang tidak tertata dapat membuat seseorang merasa kewalahan, frustrasi, dan sulit berkonsentrasi. Bahkan, jika seseorang yang sedang mengalami depresi, lingkungan yang berantakan dapat memperburuk kondisi yang dialaminya.
Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang menggambarkan rumah mereka sebagai rapi dan nyaman memiliki kadar hormon stres kortisol yang lebih rendah dibandingkan wanita yang menggambarkan rumah mereka sebagai berantakan atau tidak tertata dengan baik.
Decluttering dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental karena membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan terorganisir. Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri, membangun pola hidup yang lebih sehat, serta meningkatkan produktivitas sehari-hari. Rumah yang bersih dan rapi bahkan dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, memperbaiki suasana hati, dan memberikan efek relaksasi bagi penghuninya.
2. Membuat Hidup Lebih Efisien

Hidup di lingkungan yang berantakan dapat membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih rumit daripada yang seharusnya. Terlalu banyak barang yang berserakan di rumah sering kali menimbulkan distraksi, sehingga menyulitkan kita untuk fokus pada pekerjaan, belajar, atau tugas penting lainnya. Sebaliknya, rumah yang rapi dan teratur menghadirkan suasana yang lebih nyaman yang membantu meningkatkan konsentrasi dan produktivitas.
Selain memengaruhi konsentrasi, setiap barang yang kita miliki membutuhkan waktu, tenaga, dan ruang untuk dirawat. Semakin banyak barang yang kita miliki, semakin besar usaha yang diperlukan untuk membersihkannya, mengaturnya, dan mengelolanya. Ketika lemari, laci, dan area penyimpanan dipenuhi barang-barang yang tidak terpakai, bahkan tugas sederhana seperti mencari dokumen atau barang rumah tangga pun bisa menjadi hal yang membuat frustasi dan memakan waktu.
Decluttering membantu menghilangkan barang-barang yang tidak diperlukan dan menciptakan lebih banyak ruang yang dapat dimanfaatkan di seluruh rumah. Dengan lebih sedikit barang yang harus dikelola, rutinitas harian menjadi lebih efisien, dan waktu yang berharga dapat digunakan untuk kegiatan yang benar-benar penting. Rumah yang tertata rapi tidak hanya terasa lebih luas, tetapi juga membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah dan efisien.
3. Memberikan Manfaat bagi Orang Lain

Banyak orang mudah menumpuk barang miliknya selama bertahun-tahun, tetapi kesulitan melepaskannya meskipun barang-barang tersebut sudah tidak berguna lagi. Ada yang disimpan karena bernilai sentimental, sementara yang lain disimpan karena masih memiliki nilai jual. Namun, menyimpan barang-barang yang tidak diperlukan sering kali menyebabkan rumah menjadi berantakan, memenuhi ruangan dan mempersulit menjaga rumah tetap rapi.
Jika suatu barang masih dalam kondisi baik tetapi tidak lagi memiliki kegunaan dalam hidup Kamu, pertimbangkan untuk menyumbangkannya daripada menyimpannya. Mendonasikan barang-barang yang tidak diinginkan tidak hanya membantu merapikan rumah, tetapi juga membuat barang-barang tersebut bermanfaat bagi orang-orang yang benar-benar membutuhkannya. Dengan demikian, merapikan rumah menjadi lebih dari sekadar cara untuk mengatur ruangan, tapi hal ini juga dapat menjadi kesempatan untuk memberikan dampak positif bagi orang lain.
Decluttering adalah langkah sederhana yang dapat membuat rumah terasa lebih luas, rapi. Selain itu juga memiliki manfaat positif bagi kesehatan mental kita. Mulailah dengan menyortir barang yang tidak diperlukan, mengelompokkan barang berdasarkan kategori, serta memanfaatkan solusi penyimpanan yang tepat seperti container box, laci, dan lemari penyimpanan.
Pastikan memiliki tempat penyimpanan yang tepat. Penggunaan container box, laci plastik, dan lemari penyimpanan dapat membantu menjaga rumah tetap rapi, terorganisir, serta memudahkan Kamu menemukan barang saat dibutuhkan.
Jika Kamu sedang mencari solusi penyimpanan untuk rumah, Maxima Furnitures menyediakan berbagai pilihan container box, laci plastik, lemari plastik, dan furniture rumah tangga yang praktis untuk membantu menciptakan hunian yang lebih rapi dan nyaman.
Untuk pembelian dalam jumlah besar atau kebutuhan grosir, silakan hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi stok dan penawaran harga terbaik.
WhatsApp Grosir:
Sementara itu, untuk pembelian satuan maupun grosir secara online, Kamu dapat mengunjungi Official Store kami di Shopee.
Belanja di Shopee:




